KULIAH HADITH JPLATINUM 28/9 - CINTA AL-QURAN

✅ Sabda Rasulullah s.a.w: 
‘ Barangsiapa membaca satu huruf daripada kitab Allah maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan (digandakan) dengan sepuluh seumpamanya. Tidak aku katakan (Alif Lam Mim) itu satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf ‘

(Riwayat al-Tirmidzi)

✅ Sabda Rasulullah s.a.w: 

“ Bacalah olehmu akan al-Quran sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat memberi syafa’at kepada pembacanya”

(Riwayat Muslim)

Cintanya Usaid terhadap Al-Quran

Bacaan usaid tersangatlah baik sehinggakan penghuni langit dahagakan mendengar bacaan usaid. 

Pada suatu tengah malam, Usaid bin Hudhair duduk di beranda belakang rumahnya. Kuda yang selalu siap sedia untuk berperang fi sabilillah, ditambat tidak jauh dari tempatnya duduk. Suasana malam tenang, lembut, dan hening. Permukaan langit jernih dan bersih. Bintang-bintang melayangkan pandangannya ke permukan bumi yang sedang tidur dengan perasaan kasihan dan penuh simpati. Terpengaruh oleh suasana malam hening dan kudus itu, hati Usaid tergerak hendak menyebarkan harum-haruman ke udara lembab dan bersih berupa harum-haruman Al-Qur’an yang suci. 
Maka dibacanyalah Al-Qur’an dengan suaranya yang empuk dan merdu membangkit kasih:

الم (١)ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (٢)الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (٣)وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ (٤)

“Alif, Lam, Mim, Inilah kitab (Al-Qur’an) yang tidak ada keraguan padanya: menjadi petunjuk bagi orang-orang yang iman kepada yang ghaib, yang menegakkan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum kamu, serta mereka yang yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.” (Al-Baqarah : 1-4)

Mendengar bacaan tersebut, kudanya lari berputar-putar hampir memutuskan tali pengikatnya. Ketika Usaid diam, kuda itu diam dan tenang pula. Usaid melanjutkan membaca :

أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (٥)

“Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan merekalah orang-orang yang menang.” (Al Baqarah : 5).

Kudanya lari dan berputar-putar pula lebih hebat dari semula. Usaid diam, maka diam pula kuda tersebut. Hal seperti itu terjadi berulang-ulang. Bila dia membaca, kudanya lari dan berontak. Bila dia diam, maka tenang pula kuda itu kembali.
Ketika dia melihat ke langit, terlihat olehnya awan seperti payung yang mengagumkan, dan belum pernah terlihat olehnya sebelumnya. 

Payung itu sangat indah berkilat-kilat, tergantung seperti lampu-lampu memenuhi ufuk dengan sinarnya yang terang. Awan itu bergerak naik hingga hilang dari pemandangan. 
Setelah hari pagi, Usaid pergi menemui Rasulullah . Diceritakannya kepada beliau peristiwa yang dialami dan dilihatnya semalam.

Kata Rasulullah saw.,

Itu malaikat yang ingin mendengarkan engkau membaca Al-Qur’an, hai Usaid. Seandainya engkau teruskan bacaanmu, pastilah orang banyak akan melihatnya pula. Pemandangan itu tidak akan tertutup dari mereka.
PESANAN Sheikh Abdul Rahman – MESTI dalam keluarga ada yang hafaz Al-Quran. Ibu bapa kena doa & usahakan ada anak yang menghafaz Al-Quran.

This entry was posted in KULIAH DUHA JPLATINUM and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>