Kuliah Duha: 20 November 2013 Sambungan : HIJRAH untuk menjadi HAMBA ALLAH yang PALING BESAR RAHMAT di sisi Allah – IBADURRAHMAN

20131120-111316.jpg

6) menjauhkan diri dari sifat syirik.

(Q.S. Al-Furqan: 68-71)

(68) Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya).

(69) (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.

(70) kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(71) Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.

Salah satu syirik: riya’.

Mengapa? ketika beribadah, yang ia harapkan bukanlah keredhaan Allah, tetapi kerana sesuatu yang selain dari Allah. Ibadah yang dilakukannya bukanlah diniatkan untuk Allah.

7) Ketujuh, menjauhkan diri dari melakukan perbuatan membunuh yang diharamkan oleh Allah SWT.

Seperti Surah Al-Furqan ayat 68, bahwa selain syirik, melakukan pembunuhan terhadap orang lain juga merupakan perbuatan dosa besar.

8) Menjauhkan diri dari perbuatan berzina.

Seperti pada Surah Al-Furqan ayat 68, bahawa selain syirik dan membunuh, melakukan zina juga merupakan perbuatan dosa besar.

pada Surah Al-Furqaan ayat 69: (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.

9) sentiasa minta ampun dengan Allah

Pada Surah Al-Furqaan ayat 70 & 71: [70] kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [71] Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. (Q.S. Al-Furqan: 70-71)

Banyakkan istigfar – jadikan habit pagi2 100x

10) menjauhkan diri dari bersaksi palsu.

Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya. (Q.S. Al-Furqaan: 72)

Jangan mengiyakan benda2 yang kita tak tahu.

11) senang menerima nasihat yang baik, suka majlis ilmu.

Dikatakan oleh Al-Qur’an:

Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. (Q.S. Al-Furqaan: 73)

Jadi, orang yang termasuk kategori orang beriman yang mendapat gelar ‘ibaadurrahman itu adalah orang yang sentiasa menerima nasihat2 yang baik yang diberikan oleh orang lain, orang yang senantiasa mendapatkan pengajaran dan pelajaran dari orang-orang yang memberikan pelajaran-pelajaran yang baik. Termasuk di dalam hal ini adalah orang yang suka mencari ILMU.

12) sentiasa berdo’a dan bermunajjat kepada Allah.

Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Q.S. Al-Furqaan: 74)

* baca doa ini selepas solat! Agama di bentuk daripada keluarga.

Bukan hanya berdoa untuk dirinya, juga berdoa untuk keluarganya, untuk anak cucunya agar menjadi orang-orang yang baik dan orang-orang yang soleh . Orang-orang yang seperti ini dikatakan oleh Al-Qur’an adalah orang-orang yang akan mendapatkan ganjaran yang paling tinggi di syurga nanti yang akan diberikan oleh Allah.

12 SIFAT bagi hamba Allah yang ibadurrahman, Allah berikan ganjaran syurga:

seperti termaktub pada Surah Al-Furqaan ayat 75-77:

(75) Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,

(76) mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.

(77) Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)”.

(Q.S. Al-Furqaan: 75-77)

This entry was posted in Motivasi UTC. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>